Buka Rapim, Ini Harapan ABM

Buka Rapim, Ini Harapan ABM
Gubernur Prov. Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar (ABM).

Sulbar - Dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi dan penguatan reformasi Pemprov Sulbar menggelar Rapat Pimpinan (rapim), Rabu (13/01/2021).

Berlangsung di ruang Auditorium lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar, rapim dibuka langsung oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, didampingi Sekprov Sulbar Muhammad Idris.

Rapim yang digelar di awal tahun 2021 ini, akan berlangsung selama tiga hari yakni hingga 15 Januari 2021.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) mengatakan, rapim yang dilaksanakan tersebut memiliki makna penting untuk melihat hasil dan melakukan evaluasi terhadap capaian yang telah dikerjakan pada tahun yang lewat, sekaligus melakukan penajaman pelaksanaan program dan kagiatan 2021, serta rencana 2022 yang akan datang.

Olehnya itu, Ali Baal berharap rapim yang akan berlangsung selama tiga hari itu tidak dianggap sebagai sekedar formalitas, melainkan dimanfaatkan sebagai forum untuk memastikan kesiapan melaksanakan program dan kegiatan yang telah direncanakan dengan kesungguhan bekerja sesuai rencana yang ditetapkan.

"2021 merupakan tahun ke-4 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulbar. Namun sesuai laporan dan hasil pantauan langsung dalam beberapa kali kunjungan saya ke lapangan, capaian atau realisasi masih jauh dari harapan. Untuk itulah diperlukan pemikiran yang inovatif dan penguatan sinergi antara stakeholder untuk memaksimalkan pencapaian program yang direncanakan, " pungkas Ali Baal.

Dikemukakan, pelaksanaan kegiatan sejak pertengahan 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan karena pandemi Covid-19. 

"Kondisi itu jangan menjadikan kehilangan gairah untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat. Sebaliknya harus menyemangati kita bekerja lebih keras meningkatkan capaian semaksimal mungkin, " ucap Ali Baal.

Melalui kesempatan itu, Ali Baal berharap, seluruh OPD agar lebih fokus pada program dan kegiatan dengan melaksanakan secara terukur berorientasi pada hasil.

Selain itu, juga meminta agar OPD melakukan percepatan untuk pencapaian visi misi gubernur yang tertuang dalam RPJMD, terutama kegiatan 2021 dan rencana 2022 yang merupakan tahun terakhir RPJMD 2017-2022. 

Kemudian, bekerja harus disertai tanggungjawab dan inovasi untuk pencapaian hasil yang maksimal, dan pelihara kebersamaan dengan melakukan koordinasi untuk menguatkan sinergitas antar semua pihak yang terkait, serta laksanakan setiap kegiatan secara terarah, profesional, transparan dan akuntabel. 

Dalam pengelolaan anggaran, OPD juga diminta agar memastikan setiap kegiatan sesuai sasaran yang telah ditetapkan dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat, serta memperhatikan efesiensi dan efektifitas.

Selanjutnya, hilangkan kebiasaan menumpuk anggaran yang akan menyulitkan pada akhir tahun anggaran dan pastikan setiap nilai rupiah yang digunakan sesuai ketentuan dan harus dipertanggungjawabkan.

"Karena itulah jangan melakukan mark-up, jangan fiktif dan jangan mengada-ada. Selalu jaga kepercayaan rakyat terhadap pemerintah dengan menghindari perilaku korupsi dan persoalan hukum lainnya, "tandasnya


Sementara itu, melalui video conference, Dirjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan RI, Astera Primanto Bhakti, menyampaikan, di 2020 telah dibuka secara optimisme adanya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta dimulainya masa transisi brexit, namun Covid-19 mengubah arah perekonomian global secara drastis yang berdampak juga pada negara Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu, Astera menyinggung mengenai program vaksinasi Covid-19. Menurutnya, terdapat 40 negara mulai melakukan vaksinasi dimulai dari Kanada, Amerika Serikat, Meksiko, Argentina, Israel, Tiongkok dan berbagai Negara Eropa seperti Inggris, Swiss, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Spanyol, Belgia dan Denmark.

"Perkembangan vaksin Covid - 19 yang cepat membawa harapan penyelesaian pandemi dan pemulihan ekonomi secara global, " bebernya 

Astera menyatakan, Pemerintah terus berupaya mengendalikan pandemi termasuk menyediakan vaksin dan vaksinasi gratis bagi seluruh masyarakat dengan rencana pengadaan vaksin saat ini yaitu Sinovac.

"Terdapat 3 juta dosis vaksin yang sudah ada disusul dengan Novavax, Covac gafi, Astra zanika Fis-R dengan total 663, 5 juta vaksin. Sinovac sudah telah mendap izin penggunaan darurat dari BPOM dan dinyatakan halal oleh MUI, "sebutnya

Astera mengingatkan, tetap harus disiplin pada 3M dan penguatan 3T harus terus dilakukan hingga vaksin distribusi luas dan efektif. (*/iqb).

Sulbar
Iqbal

Iqbal

Previous Article

Kapolres Pasangkayu Resmikan Lapangan Tembak...

Next Article

Akses Jalan Buruk, Ibu Hamil Ditandu 12...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 14

Postingan Tahun ini: 1609

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 9

Postingan Tahun ini: 1682

Registered: Feb 19, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 5

Postingan Tahun ini: 1036

Registered: Sep 22, 2020

ishak

ishak

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 9

Registered: Jul 31, 2021

Profle

Herman Djide verified

Kembangkan Potensi Desa, Balon Kades Manggalung  Burhan Siap Bangun Kerjasama
Nama Oknum Anggota DPRD Kerinci Mencuat Dipusaran Gundulnya Hutan TNKS
Bersama FKTMP, Danny Pomanto Harap Makassar Sebagai Kota Santri
10 Tahun Pangkep Raih WTP, Kepala Badan Pengelolah Keuangan  Daerah Pangkep Muh Asri Minta Pertahankan

Follow Us

Recommended Posts

AP Properti Buka Seleksi Mitra Strategis Pendayagunaan Lahan di Kawasan Airport City YIA
Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Kemenhub  Gandeng Nottingham University
Tony Rosyid: Makin Digoyang, Anies Semakin Matang
Anggota DPR RI Ace Hasan Syadzily: Usut Tuntas Oknum Pemotong Dana Bansos
KKP Berhasil Ringkus Kapal Pencuri Ikan Asal Malaysia