Proyek Balai Saluran Irigasi Sekunder Maloso Kanan Belum Selesai, 200 Hektar Sawah di Polman tidak Bisa Digarap

Proyek Balai Saluran Irigasi Sekunder Maloso Kanan Belum Selesai, 200 Hektar Sawah di Polman tidak Bisa Digarap
Kunjungan Wakil Ketua DPRD Kab Polman Hamzah Syamsuddin ke Proyek Saluran Irigasi Sekunder Maloso kanan di kec Luyo

SULBAR - Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Satuan kerja SNVT Pelaksanaan jaringan pemampaatan air Wilaya Sungai Kalukku-Karama, Wilayah Sungai Palu - Lariang Provinsi Sulawesi Barat Merehabilitasi Saluran Sekunder Maloso Kanan di Kec Luyo Kabupaten Polman Thn 2020 pekerjaannya Belum selesai membuat petani dari dua Kecamatan melakukan Audiensi dengan DPRD Kab Polman

Proyek tersebut dikerjakan sejak awal bulan 11/ 2020 lalu dan saat ini sudah masuk bulan februari 2021 proyek tersebut masih belum tuntas. Akibatnya lebih 200 hektar sawah di dua Kecamatan yakni Campalagian dan Luyo tidak bisa digarap karena sumber air mereka mati.

Ketua Kelompok Al Falaq Bram menyampaikan, yang menjadi keresahan kami sebagai petani yakni kami tidak bisa turun sawah karena proyek pembangunan saluran irigasi sekunder yang dikerjakan Balai belum tuntas juga sampai sekarang sementara petani sudah mengeluh ke kami karena sudah tiga bulan tidak turun sawah dan mereka pun kini terpaksa membeli beras. Rabu 3/02/2021

"Kami dijanjikan proyek ini selesai bulan Desember 2020 jadi atau tidak pekerjaan akan diberhentikan makanya masyarakat saat ini mengeluh kapan bisa turun sawah, " terang Ketua P3A Sejuta Bram. 

Senada, Ketua P3A Mesa Peolo Muh Said proyek ini lambat sekali selesai padahal sebelumnya harus selesai diakhir bulan Desember dan setelah kami masuk dijanji lagi tanggal 03 dan Sudah ada perjanjian sebelumnya bahwa jika tidak selesai tanggal 3 maka pekerjaan tersebut harus diberhentikan.

"ini urusan perut makanya kami datang kesini kami sudah terdesak, petani sudah mendesak kami untuk dapat turun sawah sehingga kami tidak tahu mesti kemana lagi, " ujar Muh Said. 

Para petani berharap agar DPRD Polman dapat mencarikan solusi atas persoalan yang dialami petani karena jika tak kunjung selesai masyarakat bisa turun demo. 

Usai Audiensi dengan para petani dari Luyo dan Campalagian, Wakil Ketua DPRD Polman Hamzah Syamsuddin menindaklanjuti keluhan para petani tersebut langsung meninjau proyek pembangunan irigasi sekunder Maloso kanan yang ada di Kecamatan Luyo. 

Hamzah menyampaikan, jika aspirasi masyarakat ini sangat penting untuk segera ditindaklanjuti mengingat banyak masyarakat yang terdampak jika petani di dua Kecamatan ini tidak segera turun sawah. Seperti diketahui bersama persawahan di Kec Campalagian dan Kec Luyo merupakan areal persawahan terluas di Kabupaten Polman yang menjadi pemasok beras di Prov Sulbar. 

"kita sudah melihat langsung titik yang dikerjakan, saya sudah menelpon pelaksananya dan meminta agar segera menyelesaikan pekerjaan yang masih tertinggal dalam waktu beberapa hari kedepan agar masyarakat bisa segera turun sawah lagi, " terang Wakil Ketua DPRD Polman Hamzah Syamsuddin.

Masih Hamzah, "tadi pihak pelaksana sudah mengaku bersedia menyelesaikan secepatnya pekerjaan tersebut."

Irwandi

Proyek Balai Saluran Irigasi Sekunder Maloso Kanan Belum Selesai 200 Hektar Sawah di Polman Tidak Bisa Digarap
Irwandi

Irwandi

Previous Article

Breaking News : Gempa Susulan 5,2 SR Kembali...

Next Article

Tanggap Darurat Berakhir,   Pemprov Sulbar...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Herman Djide

Herman Djide verified

Postingan Bulan ini: 14

Postingan Tahun ini: 1609

Registered: Sep 22, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi

Postingan Bulan ini: 9

Postingan Tahun ini: 1682

Registered: Feb 19, 2021

Suhardi

Suhardi

Postingan Bulan ini: 5

Postingan Tahun ini: 1036

Registered: Sep 22, 2020

ishak

ishak

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 9

Registered: Jul 31, 2021

Profle

Herman Djide verified

Kembangkan Potensi Desa, Balon Kades Manggalung  Burhan Siap Bangun Kerjasama
Nama Oknum Anggota DPRD Kerinci Mencuat Dipusaran Gundulnya Hutan TNKS
Bersama FKTMP, Danny Pomanto Harap Makassar Sebagai Kota Santri
10 Tahun Pangkep Raih WTP, Kepala Badan Pengelolah Keuangan  Daerah Pangkep Muh Asri Minta Pertahankan

Follow Us

Recommended Posts

AP Properti Buka Seleksi Mitra Strategis Pendayagunaan Lahan di Kawasan Airport City YIA
Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Kemenhub  Gandeng Nottingham University
Tony Rosyid: Makin Digoyang, Anies Semakin Matang
Anggota DPR RI Ace Hasan Syadzily: Usut Tuntas Oknum Pemotong Dana Bansos
KKP Berhasil Ringkus Kapal Pencuri Ikan Asal Malaysia